Kamis, 31 Januari 2019

Budidaya jamur

Cara Budidaya jamur tiram di rumah untuk pemula, ini caranya

 1. Proses Fermentasi

a
Setelah Anda selesai membuat media tanam, Anda tidak bisa langsung menanamkan jamur tiram disana. Melainkan Anda harus menunggu proses fermentasi selama 5-10 hari tergantung kondisi. Anda tidak perlu melakukan apapun dalam proses ini, yang perlu Anda lakukan hanyalah menunggu. Hal ini bertujuan agar proses pelapukan atau biasa juga disebut dengan pengomposan terjadi pada media tanam.
Selama proses fermentasi, suhu media tanam akan meningkat drastis hingga mencapai 70 derajat celcius. Setiap hari Anda harus melakukan proses pembalikan pada media tanam untuk meratakan proses pelapukan. Sebenarnya proses fermentasi ini berguna untuk mempercepat proses pelapukan serta membunuh jamur liar yang bisa mengganggu pertumbuhan jamur tiram Anda.
Singkat kata, Anda juga tidak bisa main – main pada tahap ini, jangan lupa untuk mengontrol proses fermentasi setiap hari. Ketika warna media tanam sudah berubah menjadi coklat kehitaman, maka media tanam tersebut sudah siap.

2. Proses Sterilisasi

Setelah proses fermentasi selesai, maka saatnya media tanam dimasukkan ke dalam kantong plastik jenis polipropilen. Kemudian, media tanam tadi dipadatkan hingga terbentuk seperti botol. Kemudian bagian atas plastik atau biasa disebut juga dengan leher kantong plastik dipasangi ring, disumbat dengan menggunakan kapas, kemudian dipasang penutup baglog sehingga air tidak masuk ke dalam.
Setelah baglog siap, Anda bisa memulai proses sterilisasi dengan cara mengukusnya. Alatnya pun tidak ribet, Anda dapat menggunakan drum. Pada intinya, proses ini memanfaatkan panas uaip air yang mempunyai suhu sekitar 95 sampai 110 derajat celcius dalam waktu 8 – 10 jam.
Yang perlu Anda perhatikan adalah kestabilan api tungku, jangan sampai terlalu panas, apalagi mati di tengah jalan saat Anda tidur. Selanjutnya wadah dari pengukus dibuka dan didiamkan selama sekitar 5 jam agar suhu dari baglog dan media tanam menjadi normal kembali.
Baca Juga: Cara Menanam Pohon Kelapa

3. Proses Inokulasi

Ada baiknya jika baglog yang sudah disterilisasi dipindah ke ruang khusus bernama inokulasi dan didiamkan selama seharian penuh untuk mengembalikan baglog ke suhu normal seutuhnya. Karena mungkin saja suhu permukaan sudah normal namun suhu di dalamnya masih panas. Ruangan inokulasi harus steril dan memiliki sirkulasi udara yang lancar dan baik. Karena fungsi dari ruangan inokulasi tersebut adalah untuk meminimalisir baglog dari spora pathogen atau bakteri lainnya. Cara memasukkan bibit kedalam baglog terbilang mudah, Anda hanya perlu melakukan :
  1. Ambillah botol bibit F3, kemudian berikan alkohol dengan cara menyemprotkannya. Anda dapat menggunakan semprotan burung ata semacamnya. Setelah itu Anda dapat memanaskan mulut botol di atas api spirtus sehingga kapas terbakar, lalu matikan api yang membakar kapas tersebut.
  2. Setelah kapas yang tenagah menyumbat botol tersebut dibuka, aduklah menggunakan sebuah kawat steril (dapat di sterilkan dengan api yang panas)
  3. Masukkan bibit ke baglog sampai penuh dan tutup dengan kapas. Biasanya setiap baglog bisa diisi sekitar 10 gram bibit, namun ini juga menyesuaikan keadaan.

4. Proses Inkubasi

Nama lain dari proses inkubasi adalah pemeraman, yang bertujuan untuk menumbuhkan miselium. Ruang inkubasi biasanya mempunyai suhu sekitar 24 sampai 29 derajat celcius dengan kelempaban 90 – 100%, cahaya 500 – 1.000 lux dan sirkulasi udara sekitar 1 – 2 jam.
Anda mungkin sedikit dibuat bingung dengan istilah – istilah yang sebelumnya belum pernah Anda dengar, maka dari itu Anda haru membaca banyak sekali artikel sebagai referensi dan acuan Anda dalam budidaya jamur tiram ini. Proses inkubasi ini biasanya berlangsung sekitar 15 – 30 hari sesuai kebutuhan dan kondisi.
Dan seharusnya miselium sudah tumbuh sekitar separuh bagian baglog. Apabila miselium sudah memenuhi baglog, itu tandanya baglog tersebut sudah siap untuk dipindahkan ke rumah kumbung untuk dibudidayakan. Ini adalah babak penentuan bagi jamur tiram Anda, karena jika miselium tersebut tidak tumbuh, bisa dikatakan bahwa proses inakulasi telah gagal.

5. Rumah Kumbung

Untuk baglog yang sudah Anda pindahkan ke ruang kumbung dengan kondisi sudah dipenuhi oleh misellium, Anda dapat melubangi ujung baglog. Lagi –lagi tentunya Anda harus menggunakan alat yang steril. Anda dapat menggunakan kawat atau silet yang sebelumnya sudah Anda panaskan terlebih dahulu untuk melubangi baglog.
Lubang itu kelak akan menjadi tempat buah jamur tiram tumbuh. Oiya, jika bibit jamur tiram yang Anda punya adalah bibit F4, maka Anda bisa langsung menempatkan bibit tersebut di rumah kumbung. Biasanya, buah jamur sudah mulai terlihat saat umur sekitar 1 – 2 bulan dari penempatan baglog ke rumah kumbung.
Begitulah tahapan – tahapan yang perlu Anda lakukan untuk membudidayakan jamur tiram. Cukup mudah untuk sebuah budidaya, Kuncinya terletak pada ketelitian Anda dalam menjaga jamur tiram Anda yang tengah tumbuh. Meskipun banyak sekali tahapan yang menuntut Anda menunggu, seperti saat fermentasi dan inkubasi, Anda tetap harus mengecek keadaan jamur Anda setiap hari, alangkah baiknya jika Anda melakukan hal ini bersama teman Anda. Jadi, cara budidaya jamur tiram harus dilakukan dengan teliti sampai jamur tumbuh dan bisa panen.
Baca Juga:

Tugas video

cara membut es crim putar



Amazing Life cycle of a Monarch Butterfly

Kamis, 17 Januari 2019

postingan bebas

Kata Kata Bijak

 Kumpulan Kata Kata Bijak

"
  • "Yang penting tidak takut mengambil risiko. Ingat, kegagalan terbesar adalah tidak mencoba. Setelah Anda menemukan sesuatu yang Anda sukai, jadilah yang terbaik dalam melakukannya."
  • "Cara untuk memulai adalah berhenti berbicara dan mulai lakukan."
  • "Hanya kegagalan dalam kesialan dan kehilangan orang yang dicintai membuat kita mengenali apa yang kita anggap biasa. Jika kita terus membuka mata, kita belajar lebih banyak tentang diri kita dengan setiap kehilangan, dan mendapatkan kebijaksanaan sebagai balasannya."
  • "Orang yang hatinya dipenuhi cemburu tidak pernah adil."
  • "Yang terpenting dalam hidup adalah belajar bagaimana memberi cinta dan bagaimana membiarkannya menjadi diri sendiri."
  • "Berdayakan diri Anda dan menyadari pentingnya berkontribusi kepada dunia dengan menjalani bakat Anda. Kerjakan apa yang Anda sukai. Anda bertanggung jawab atas bakat yang telah dipercayakan kepada Anda."
  • "Menjadi bahagia tidak berarti segalanya sempurna. Itu berarti Anda telah memutuskan untuk melihat melampaui ketidaksempurnaan."
  • "Berhentilah membandingkan di mana Anda berada dengan di mana orang lain berada. Itu tidak menggerakkan Anda lebih jauh k

Budi daya ulat sutra

Sepertinya sudah bukan rahasia lagi ya kalau ulat sutera ini sangat tinggi kebutuhannya. Sayangnya masih sedikit yang mencoba usaha budidaya ternak ulat sutra. Padahal kalau dilirik lagi usaha ini peluangnya besar sekali.
Selain untuk dunia fashion, ternyata kepompongnya sering digunakan untuk masker kecantikan. Kadang kita sedikit takut mencoba usaha ini karena kekhawatiran kerugian yang besar. Tapi apakah harus serumit harganya di pasaran?
Harga tinggi, perawatannya juga butuh konsentrasi tinggi? Setelah membaca ulasan ini Anda mungkin baru bisa memutuskan.
Sepertinya sudah bukan rahasia lagi ya kalau ulat sutera ini sangat tinggi kebutuhannya. Sayangnya masih sedikit yang mencoba usaha budidaya ternak ulat sutra. Padahal kalau dilirik lagi usaha ini peluangnya besar sekali.
Selain untuk dunia fashion, ternyata kepompongnya sering digunakan untuk masker kecantikan. Kadang kita sedikit takut mencoba usaha ini karena kekhawatiran kerugian yang besar. Tapi apakah harus serumit harganya di pasaran?
Harga tinggi, perawatannya juga butuh konsentrasi tinggi? Setelah membaca ulasan ini Anda mungkin baru bisa memutuskan.
Ternak Ulat Sutra
Ternak Ulat Sutra

Sejarah pulau penyengat

Menurut cerita, pulau mungil di muara Sungai Riau, Pulau Bintan ini sudah lama dikenal oleh para pelaut sejak berabad-abad yang lalu karena menjadi tempat persinggahan untuk mengambil air tawar yang cukup banyak tersedia di pulau ini. Belum terdapat catatan tertulis tentang asal mula nama pulau ini. Namun, dari cerita rakyat setempat, nama ini berasal dari nama hewan sebangsa serangga yang mempunyai sengat. Menurut cerita tersebut, ada para pelaut yang melanggar pantang-larang ketika mengambil air, maka mereka diserang oleh ratusan serangga berbisa. Binatang ini yang kemudian dipanggil Penyengat dan pulau tersebut dipanggil dengan Pulau Penyengat. Sementara orang-orang Belanda menyebut pulau tersebut dengan nama Pulau Mars.[1][3]
Tatkala pusat pemerintahan Kerajaan Riau bertempat di pulau itu ditambah menjadi Pulau Penyengat Inderasakti. Pada 1803, Pulau Penyengat telah dibangun dari sebuah pusat pertahanan menjadi negeri dan kemudian berkedudukan Yang Dipertuan Muda Kerajaan Riau-Lingga sementara Sultan berkediaman resmi di Daik-Lingga. Pada tahun 1900, Sultan Riau-Lingga pindah ke Pulau Penyengat. Sejak itu lengkaplah peran Pulau Penyengat sebagai pusat pemerintahan, adat istiadat, agama Islam dan kebudayaan Melayu.[3]

Imperium Melayu

Pulau Penyengat merupakan pulau yang bersejarah dan memiliki kedudukan yang penting dalam peristiwan jatuh bangunnya Imperium Melayu, yang sebelum terdiri dari wilayah Kesultanan Johor, Pahang, Siak dan Lingga, khususnya di bagian selatan dari Semenanjung Melayu. Peran penting tersebut berlangsung selama 120 tahun, sejak berdirinya Kerajaan Riau di tahun 1722, sampai akhirnya diambil alih sepenuhnya oleh Belanda pada 1911.[1]

Perang Saudara tahta Johor

Awalnya pulau ini hanya sebuah tempat persinggahan armada-armada pelayaran yang melayari perairan Pulau Bintan, Selat Malaka dan sekitarnya. Namun pada tahun 1719 ketika meletus perang saudara memperebutkan tahta Kesultanan Johor antara keturunan Sultan Mahmud Syah yang dipimpin putranya Raja Kecil melawan keturunan Sultan Abdul Jalil Riayatsyah yang dipimpin Tengku Sulaiman.[1]
Pulau Penyengat mulai dijadikan kubu pertahanan oleh Raja Kecil yang memindahkan pusat pemerintahannya dari Kota Tinggi (Johor) ke Riau di Hulu Sungai Carang (Pulau Bintan). Perang saudara itu dimenangkan oleh Tengku Sulaiman dan saudaranya yang dibantu oleh lima orang bangsawan Bugis Luwu, yaitu Daeng Perani, Daeng Marewah, Daeng Chelak, Daeng Kemasi dan Daeng Menambun. Yang mana seterusnya Tengku Sulaiman mendirikan kerajaan baru yaitu Kerajaan Johor-Riau-Lingga, pada 4 Oktober 1722.[1] Sedangkan Raja Kecil menyingkir ke Siak dan seterusnya mendirikan Kesultanan Siak.
          

Bangunan Bersejarah

Masjid Raya Sultan Riau

Masjid ini awalnya dibangun oleh Sultan Mahmud pada tahun 1803. Kemudian pada masa pemerintahan Yang Dipertuan Muda VII Raja Abdurrahman, tahun 1832 masjid ini direnovasi dalam bentuk yang terlihat saat ini. Bangunan utama masjid ini berukuran 18 x 20 meter yang ditopang oleh 4 buah tiang beton. Di keempat sudut bangunan, terdapat menara tempat Bilal mengumandangkan adzan. Pada bangunan Masjid Sultan Riau terdpat 13 kubah yang berbentuk seperti bawang. Jumlah keseluruhan menara dan kubah di Masjid Sultan Riau sebanyak 17 buah yang melambangkan jumlah rakaat salat wajib lima waktu sehari semalam.
Di sisi kiri dan kanan bagian depan masjid terpdat bangunan tambahan yang disebut dengan Rumah Sotoh (tempat pertemuan). Menurut sejarahnya, masjid ini dibangun dengan menggunakan campuran putih telur, kapur, pasir dan tanah liat.

Mushaf al-Quran

Terdapat dua buah al-Quran tulisan tangan yang tersimpan di dalam Masjid Sultan Riau Pulau Penyengat. Salah satu yang diperlihatkan kepada pengunjung adalah hasil goresan tangan Abdurrahman Stambul, seorang penduduk Pulau Penyengat yang dikirim oleh Kerajaan Lingga ke Mesir untuk memperdalam ilmu Agama Islam, sekembalinya dari belajar dia menjadi guru dan terkenal dengan "khat" gaya Istambul. Al-Quran ini diselesaikan pada tahun 1867 sambil mengajar. Keistimewaan al-Quran Mushaf Abdurrahman Stambul ini adalah banyaknya penggunaan "Ya Busra" serta beberapa rumah huruf yang titiknya sengaja disamarkan sehingga membacanya cenderung berdasarkan interpretasi individu sesuai akal dan ilmunya.

Istana Kantor

Istana Kantor adalah istana dari Yang Dipertuan Muda Riau VIII Raja Ali (1844-1857), atau juga yang disebut dengan Marhum Kantor. Selain digunakan sebagai kediaman, bangunan yang dibangun pada tahun 1844 ini juga difungsikan sebagai kantor oleh Raja Ali.
Istana Kantor berukuran sekitar 110 m2 dan menempati areal sekitar satu hektar yang seluruhnya dikelilingi tembok. Bangunan dan puing yang masih ada memperlihatkan kemegahannya pada masa lalu.

Balai Adat Melayu

Balai Adat Pulau Penyengat adalah replika rumah adat Melayu yang pernah ada di Pulau Penyengat. Bangunan Balai Adat merupakan rumah panggung khas Melayu yang terbuat dari kayu. Balai Adat difungsikan untuk menyambut tamu atau mengadakan perjamuan bagi orang-orang penting.
Di dalam gedung, kita dapat melihat tata ruang dan beberapa benda perlengkapan adat resam Melayu, serta berbagai perlengkapan atraksi kesenian yang digunakan untuk menjamu tamu-tamu tertentu.
Di bagian bawah Balai Adat ini terdapat sumur air tawar yang konon sudah berabad lamanya dan sampai sekarang airnya masih mengalir dan dapat langsung diminum.

MonumenBahasaMelayu                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              

Pada tanggal 19 Agustus 2013, telah diletakkan batu pertama pembangunan Monumen Bahasa Melayu di areal dalam bekas Benteng Kursi, Pulau Penyengat, oleh Gubernur Kepulauan Riau, HM Sani. Pembangunan monumen ini merupakan wujud penghormatan dan penghargaan Pemerintah Provinsi Kepri terhadap jasa-jasa Raja Ali Haji sebagai pahlawan nasional di bidang bahasa. Selain itu juga untuk lebih mengenalkan tentang asal dan arti bahasa Melayu yang dipakai di Kepulauan Riau dan Lingga, serta bahasa Indonesia yang digunakan saat ini.[4]

Kamis, 10 Januari 2019

internet pertamaku

 Assalamualaikum Wr. Wb.
nama saya rindiani, saya berusia 18 th. almat tempat tinggal saya di selatpanjang.
sekarang saya kursus di widiya loka informatika .saya pertama kali mengenal internet itu sudah lama tetapi saya tidak tau manfaat sebenarnya itu apa saja, dan yang saya tau hanya tempat berita terbaru, sebagai media informasi. tetapi setelah saya kursus di widiya, saya tau sebenarnya internet itu apa?, jadi selama ini anggapan saya salah .kalau internet itu media informasi dan hanya alat komunikasi, dan setelah saya belajar dan terus belajar, ternyata manfaat internet itu banyak, diantaranya, tidak perlulah saya jelaskan satu persatu, dan kalian semuanya pasti sudah tau juga. 
saya sekarang  bersyukur sekali telah belajar di widia. karna kalau saya tidak belajar, saya belum tentu tau tentang internet dan manfaatnya yang banyak, memeng saya sendiri belum terlalu banyak tahu tentang internet itu, tetapi saya  tetap besyukur dengan ilmu yang saya dapatkan tentang internet ini, walaupun masih banyak kekuarangan, tetapi saya harus tetap belajar dan terus belajar
saya bangga telah mengenal internet, karana yang mulanya saya tidak tahu tentang internet sampai sekarang saya tau manfaat internet.